Terungkap Lagi Kelakuan Erayani saat Berhubungan Intim, 10 Bulan Tak Pernah Lihat Tubuh Jantan Suami

kolase Instagram

Potret masa lalu Erayani sebelum (kanan) dan sesudah menjadi pria jadi-jadian. Dulu berpenampilan kalem dengan hijab, kini menyerupai pria

WAJIB BACA - Erayani masih menjadi perbincangan hangat setelah kedoknya sebagai pria jadi-jadian terbongkar.

Belum lama ini istri Erayani, Mawar (nama samaran) membongkar kelakuan Erayani saat berhubungan badan bersamanya.

Hal itu diungkap langsung oleh Mawar saat melakukan wawancara eksklusif bersama Tribun Jambi (grup Tribunpekanbaru.com ) .

Dalam kesempatan itu, Mawar (nama samaran) mengungkap banyak hal yang terjadi selama 10 bulan pernikahannya dengan Erayani.

Erayani yang mengaku sebagai pria bernama Ahnan Arrafif itu ternyata amat rapi menyembunyikan identitas diri.

Setiap kali di atas ranjang, Erayani selalu minta lampu supaya dimatikan.

Mawar yang curiga sebenarnya sudah pernah meminta suaminya menghidupkan lampu, namun ditolak.

Dia juga tidak pernah bisa melihat tubuh suaminya itu dalam kondisi tanpa busana.

"Pernah saya minta, dia tidak mau kasih lihat. Alasannya malu," kata Mawar.

Dia menyebut karena suaminya tidak berkenan, ia juga tidak mau keukeuh untuk melihatnya.

"Dia bilang belum waktunya, nanti akan dikasih lihat sendiri. Saya diam dia jawab gitu," terangnya.

Wawancara eksklusif dengan korban pernikahan sesama jenis di Jambi, Senin (4/7/2022) (Tribun Jambi)

Selain itu, Erayani alias Ahnaf Arrafif yang menghebohkan Indonesia itu juga sangat tertutup dengan ponselnya.

Mawar pun tidak pernah bisa melihat apa isi ponsel perempuan yang ngaku laki-laki tulen itu.

"Nggak sama sekali. Semua yang di ponselnya pakai kode. Dia gak bolehin untuk dilihat," ucapnya.

Seperti dilansir dari Tribun Jambi: Pernikahan Sesama Jenis, Begini Cara Erayani Mengelabui Mawar Agar Tak Ketahuan Perempuan

Alasan suaminya, karena isinya semua tentang kerjaan penting.

"Dia bilang tidak boleh dilihat orang lain, dan katanya keluarganya juga tak mau dikasihnya untuk melihatnya," tuturnya.

Walau begitu, Mawar sering mencoba-coba apa pasword HP orang yang menikahinya pada bulan Juli 2021 itu.

"Tapi nggak bisa (bobol) juga ya," ungkapnya. Dia pun tidak pernah bisa tahu isi chat dan galery di HP itu.

Walau sang suami sangat tertutup, namun karena sudah dinikahi, ia berusaha menjadi istri yang baik.

Bahkan ketika suaminya pergi dari rumah mereka, ia akhirnya mau menyusulnya.

"Dua hari sempat tidak tidur bersama karena dia pergi dari rumah, setelah sering cekcok dengan mama," terangnya.

Mawar akhirnya menyusul suaminya ke rumah bibinya tempat suami tinggal sementara.

Setelah dua hari di rumah itu, akhirnya Erayani mengajak Mawar untuk ke Lahat.

Mawar menyanggupi, karena saat itu Erayani mengajaknya untuk mengambil kartu identitasnya, yang selama ini dipersoalkan ibunda Mawar.

Ibu Mawar merasa curiga karena tak kunjung bisa melihat identitas suami putrinya itu.

Mawar mengungkapkan baru mengetahui identitas suaminya itu dan juga gendernya ternyata perempuan, setelah polisi bertindak.

Diberitakan sebelumnya, Erayani alias Ahnaf Arrafif ditangkap polisi di Lahat, setelah dilaporkan oleh orangtua Mawar.

Lantas, bagaimana kondisi Mawar selama 10 bulan menjadi istri dari Erayani alias Ahnaf Arrafif Pria Jadi-jadian itu?

Sebelum pindah, tepatnya kabur ke Lahat, pasangan ini tinggal di kediaman orangtua Mawar, di Kota Jambi.

Selama di rumah, ungkapnya, perempuan yang dia kenal dengan nama dokter Ahnaf Arrafif itu tidak memiliki aktivitas yang jelas.

Bahkan Mawar juga tidak pernah mendapatkan nafkah lahir dari pelaku pernikahan sesama jenis itu.

"Setelah saya sadari, dia tidak pernah memberikan nafkah. Sebab dia pernah belanja, tapi itu uang dari saya," ungkapnya, pada wawancara eksklusif Tribun Jambi, Senin (4/7/2022) siang.

Dia memberikan uang secara bertahap kepada Ahnaf Arrafif untuk pengobatan ayahnya.

"Ayah saya sakit, dia bilang bisa mengurus pengobatannya. Jadi saya kasih uang kepadanya untuk tujuan pengobatan ayah," ucap Mawar dengan mata berkaca-kaca.

Dia menjelaskan, nyatanya tidak pernah ayahnya diobati Ahnaf yang ngaku sebagai dokter spesialis lulusan Amerika itu.

Uang yang diberikan kepada Ahnaf tidak sekali, tapi secara bertahap dengan total nominalnya telah mencapai Rp 300 juta.

"Uang itu yang saya berikan itu yang ternyata digunakannya untuk membeli beberapa kebutuhan," ucapnya.

Kepada Tribun, Mawar juga mengatakan dia bukan lesbian atau penyuka sesama jenis seperti yang dituduhkan banyak pihak.

Dia menjalani pernikahan sesama jenis itu murni karena telah jadi korban penipuan.

"Rasanya sangat berat saat banyak yang menuduh saya lesbian, itu fitnah keji bagi kami," ungkapnya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel