'Kalo Aku Meninggal, Jemput Aku di Sini' Firasat Melanie Sebelum Tewas di Sorong, Chat Calon Suami
Vokalis Rockvolution Band, Melanie Safitri.
WAJIB BACA - Vokalis Rockvolution Band Melanie Safitri seolah mengirim pertanda sebelum meninggal di Sorong.
Hal ini diungkap Anita sang kakak mendiang Melanie.
Pesan tersebut Melanie kirim ke sang kekasih yakni calon suaminya.
Melanie Safitri merupakan salah satu dari 18 korban tewas akibat bentrokan di Sorong yang membakar Double O Club Sorong, Senin (24/1/2022).
Polisi telah berhasil mengidentifikasi lima jenazah yang hangus karena terjebak di bangunan yang terbakar. Lima jenazah tersebut termasuk beridentitas Melanie Safitri.
Meski keluarga tak memiliki firasat namun Melanie sempat berbicara soal kematiannya.
"Cuma sebulan lalu dia pernah chat calon suaminya. 'Kalau saya meninggal di sini, tolong jemput aku ya'," ungkap Anita, mengutip Tribunnews, Rabu (2/2/2022).
Anita juga bilang bahwa adiknya seharusnya akan menikah di bulan ini. Bahkan, Melanie sudah merencanakan tanggal pulang ke Kalimantan, yakni tanggal 30 Januari 2022.
Sayangnya, rencana pernikahan tersebut batal karena Melanie Safitri menjadi korban tewas bentrokan di Sorong.
Kala itu, Melanie memang tengah manggung di klub tersebut. Dia bekerja di Double O Club Sorong selama enam bulan belakangan.
Sementara itu, sahabat Melanie, Meyrina mengatakan bahwa dia memiliki firasat terkait kepergian sahabat. Mey mengaku sangat gelisah saat insiden naas terjadi.
"Malam itu saya juga merasa gelisah. Saya dengar kabar malam itu, masih simpang siur dari orang di media sosial katanya double O rusuh, cuma gitu," tutur Meyrina.
Dia sempat menghubungi Melanie. Sayangnya tidak ada jawaban hingha vokalis Rockvolution Band tersebut tak lagi bisa dihubungi.
Untuk diketahui, bentrokan di Sorong menewaskan 18 orang, di mana 17 di antaranya meninggal karena terbakar dan satu lainnya dibacok.
17 nama korban tewas tersebut merupakan para talent dan pegawai klub. Mereka ditemukan dalam satu ruangan dalam kondisi yang memilukan.
Hingga kini, polisi masih melakukan identifikasi jenazah dan memburu para penyulut bentrokan.