Hilang Selama 7 Tahun, Gadis Ini Pulang Dengan Kondisi Mengenaskan, Fakta Mengerikan Terungkap
Hilang Selama 7 Tahun, Gadis Ini Pulang Dengan Kondisi Mengenaskan, Fakta Mengerikan Terungkap. Foto Ilustrasi
WAJIB BACA – Niat ingin membantu orangtuanya dengan bekerja di kota, gadis muda ini mendadak hilang secara misterius.
Ternyata kebenaran di balik peristiwa itu membuat banyak orang merasa bergidik.
Bertahun-tahun yang lalu, di salah satu distrik di Kota Chongqing, China, memiliki sebuah kasus penculikan yang mengejutkan banyak orang.
Korban malang dalam kasus tahun itu bernama Tieu Anh.
Dia lahir pada tahu akhir 80-an.
Karena keluarganya miskin, Tieu Anh hanya bisa menyelesaikan sekolah dasar dan kemudian tinggal di rumah untuk membantu orang tuanya bertani.
Pada tahun 1995, Tieu Anh secara tidak sengaja bertemu dengan seorang pria bermarga Yi saat mengikuti orang tuanya ke kota untuk membeli sesuatu.
Orang ini memperkenalkan dirinya kepada keluarga Tieu Anh sebagai pemilik sebuah restoran kecil yang sedang kekurangan staf.
Dia pun mengatakan pada keluarga Tieu bahwa dia ingin memperkerjakan Tieu Anh untuk membantunya.
Orangtua gadis itu pun dengan cepat setuju.
Setelah itu, gadis muda itu segera pergi ke tempat pria bermarga Yi tersebut untuk bekerja.
Berkat kerja keras dan semangatnya, kehidupan Tieu Anh saat pertama kali bekerja di sini bisa dikatakan relatif stabil dan damai.
Namun segera setelah itu, dia dicurigai memiliki hubungan gelap dengan Yi.
Desas-desus itu membuat Tieu Anh tidak senang dan akhirnya memutuskan untuk pulang ke rumahnya.
Setelah itu, Yi pergi ke rumah Tieu Anh untuk meminta maaf dan berharap dia bisa kembali ke restoran untuk bekerja.
Setelah tenang, gadis muda itu mengangguk setuju.
Namun, tidak ada yang bisa membayangkan bahwa itu adalah terakhir kalinya orang melihat Tieu Anh.
Sejak hari itu, dia tampaknya benar-benar telah menghilang dari dunia.
Tidak ada yang tahu ke mana gadis muda itu pergi dan apa yang dia lakukan.
Orang tua Tieu Anh juga sangat khawatir. Mereka pun pergi ke tempat kerjanya untuk bertanya.
Namun semua orang di sana mengatakan bahwa dia pergi mengunjungi teman-temannya dan tidak pernah kembali.
Namun, hal yang aneh adalah gadis itu putus sekolah lebih cepat dan selalu tinggal di rumah orangtuanya untuk membantu mereka.
Jadi Tieu Anh sama sekali tidak punya teman.
Segera setelah itu, orangtuanya melaporkan kehilangannya kepada polisi.
Namun, karena terlalu sedikit petunjuk, penyelidikan hilangnya gadis muda itu secara bertahap terhenti.
Tetapi yang tidak diduga oleh siapa pun adalah, suatu hari di tahun 2002, tujuh tahun setelah korban menghilang, seorang wanita berpenampilan tidak biasa terlihat berlari kembali ke rumah orangtua Tieu Anh.
Wanita itu memiliki penampilan yang kurus kering, rambutnya acak-acakan seperti tidak dicuci selama bertahun-tahun dan matanya penuh dengan kepanikan dan ketakutan.
Ketika orang itu berlari ke pintu, sekilas, orangtua Tieu Anh menyadari bahwa itu adalah putri mereka yang telah hilang selama 7 tahun.
Pada titik ini, kebenaran mengerikan dari kasus hilangnya gadis itu akhirnya terungkap.
Ternyata, Tieu Anh telah ditahan oleh bosnya sendiri dan istrinya selama bertahun-tahun.
Karena istri bosnya percaya gadis itu memiliki hubungan gelap dengan suaminya, istri Yi sangat membenci Tieu Anh.
Untuk menenangkan istrinya, Yi mencoba menipu Tieu Anh agar kembali ke restoran, lalu diam-diam memenjarakan, melakukan pelecehan seksual dan menyiksa gadis muda itu.
Setelah sekitar satu tahun, karena takut ketahuan, Yi terus-menerus memindahkan Tieu Anh.
Pada musim panas 1996, ia membawa Tieu Anh ke gudang bawah tanah dan terus memenjarakan dan menyiksa gadis muda di sana selama lebih dari 5 tahun.
Yang lebih menyebalkan adalah dalam 7 tahun itu, Tieu Anh melahirkan anak Yi 3 kali di basement tempat dia ditahan.
Namun, ketiga anak itu dibawa pergi oleh Yi.
Sulit membayangkan bahwa seseorang yang tidak terkena sinar matahari, dipenjara dan mengalami segala macam siksaan, baik fisik maupun mental, berakhir dengan penderitaan dan keputusasaan selama bertahun-tahun.
Meskipun kemudian para penjahat ditangkap dan menerima hukuman yang sesuai, namun trauma Tieu Anh yang mereka timbulkan tidak dapat dihapus.