Ngeri, Padahal Kepalanya Sudah Ditebas Kapak, Pria Ini Masih Mau Nikahi Pacarnya 64 Tahun
Ilustrasi - Seorang pria mengalami hal ngeri, yakni ditebas kapak oleh pacarnya, namun tetap saja ingin menikah
TRIBUNPEKANBARU.COM - Pacarnya yang berusia 64 tahun, hampir membuat pria ini mati.
Namun, pria ini masih saja bersikeras untuk menikah dengan wanita tersebut.
Pria itu, merupakan seorang warga di Siberia, Rusia.
Ia tak ambil pusing dan tanpa rasa takut tetap bersikeras menikahi pacarnya meskipun ia sudah ditebas dengan kapak.
Berdasarkan surat kabar The Moscow Times melaporkan.
Bahwa insiden itu terjadi pada 2019 tetapi baru dirilis 14-10.
Kantor kejaksaan untuk wilayah Tomsk, Rusia mengatakan bahwa pria Siberia yang disebutkan di atas (saat itu berusia 38 tahun) sedang duduk menonton TV ketika pacarnya (saat itu berusia 67 tahun) dengan kapak menyayat kepalanya beberapa kali dari belakang.
Wanita tersebut juga melukai tulang rusuk dan lehernya.
Pasangan itu sebelumnya minum-minum dengan teman-temannya.
Wanita itu, yang marah karena pacarnya tidak menjaga kebersihan dan kerapian apartemennya, mengambil kapak dan menebasnya kepalanya.
Namun, pria itu mengatakan kepada paramedis dan polisi bahwa dia terluka karena jatuh.
Tak hanya itu, selama persidangan, pria tersebut juga melamar kekasihnya dan mereka pun menikah.
Dia kemudian meminta pengadilan untuk tidak memenjarakan pacarnya.
Menemukan terdakwa bersalah karena menyerang orang lain, pengadilan regional Tomsk menjatuhkan hukuman percobaan 3 tahun dan 3 tahun tahanan rumah.
KUHP Rusia menetapkan bahwa hukuman maksimum untuk kejahatan ini adalah 10 tahun penjara.
Kantor Jaksa Agung Regional Tomsk mengatakan hukuman itu tidak segera berlaku.
Jadi pasangan itu bisa mengajukan banding.
Dalam perkembangan lain, surat kabar OrissaPOST melaporkan, seorang wanita tewas dan suaminya terluka setelah diserang dengan kapak di desa Junadihi, India akhir pekan lalu.
Keduanya ditebas saat tidur di rumahnya.
Polisi mengidentifikasi wanita itu bernama Bachi Oram dan suaminya bernama Madhu.
Setelah menebas pasangan itu, penyerang melarikan diri.
Madhu dengan cepat dibawa oleh tetangga ke rumah sakit distrik Sundargarh untuk perawatan, tetapi istrinya meninggal di tempat kejadian.